fajarnews

Pengrajin Bilik Batik Majalengka Butuh Bantuan Permodalan

Redaksi : Andriyana | Senin, 14 Agustus 2017 | 23:44 WIB

ABR
Pengrajin bilik batik membutuhkan bantuan permodalan untuk mempertahankan dan mengembangkan usahanya.

Fajarnews.com, CIREBON - Pengrajin batik Kabupaten Majalengka memiliki cukup banyak pengrajin dengan bahan baku bambu, salah satunya pengrajin bilik batik. Pengrajin bilik batik ini akan banyak ditemui di Desa Karayunan dan Kutamanggu, Kecamatan Cigasong. Sayangnya perkembangan kerajinanan bilik batik ini agak lamban, karena pengrajin sering dihadapkan pada kendala permodalan.

Menurut sejumlah pengrajin, bilik motif batik yang sebenarnya sangat dimintai oleh masyarakat. Bilik batik yang dihasilkan para pengrajin tidak hanya dijual pada warga Majalengka, melainkan juga dipasarkan hingga ke luar daerah. Selain daerah-daerah di Jawa Barat, pembelinya juga dating dari luar Jawa barat, seperti Jawa Tengah, Bali dan Sumatera.

”Kalau penjualan sih tidak terlalu sulit, karena itu sampai sekarang pengrajin bilik batik masih banyak yang bertahan,” kata Nana, Senin (14/8).

Kendala yang dihadapi oleh pengrajin untuk melakukan pengembangan, kata dia, bukan pada tenaga kerja atau pengrajin, tetapi dalam permodalan. Sehingga pengrajin terkadang tidak menerima pesanan dari pembeli karena jumlahnya yang cukup banyak.

“Pasar sebenarnya bagus, tetapi pengrajin belum memiliki modal cukup untuk melayani semua pesanan pembelian,” jelasnya.

Pengrajin lainnya Eno mengatakan, untuk menjual hasil kerajianan bilik polos atau batik tidaklah terlalu sulit.Hanya pengrajin sering dihadapakan pada kendala permodalan dan bahan baku,teruatam untuk bilik batik.

Iapun berharap pemerintah  dapat membantu permasalahan yang dihadapi oleh pengrajin, dengan memberikan bantuan usaha. “Kalau modalnya cukup pengrajin bilik batik atau barang anyaman lainya akan semakin maju,” tuturnya. (ABR)

Loading Komentar....