fajarnews

Fariz Fried Chicken Garap Pasar Cirebon

Redaksi : Andriyana | Senin, 14 Agustus 2017 | 00:52 WIB

DRI
jAJARAN direksi manajemen Fariz Fried Chicken saat meresmikan pembukaan outlet terbarunya di Cirebon yang berlokasi di Jl Pilang Raya (Pilang Mas Garden), Minggu (13/8).

Fajarnews.com, CIREBON - Fariz Fried Chicken telah hadir di Cirebon dengan membuka outlet di Jl Pilang Raya (Pilang Mas Garden) Cirebon yang diresmikan Minggu (13/8).

Fariz Fried Chicken adalah usaha bisnis makanan cepat saji dengan menu utama ayam goreng tepung krispi yang memiliki tagline “Krispinya Bikin Ketagihan”.  

Selain rasanya yang menyerap dengan racikan bumbu, kerenyahan krispinya menjadi ciri khas yang diunggulkan dari Fariz Fried Chicken yang memiliki kantor pusat di Subang.

Saat ini, Fariz Fried Chicken telah memiliki jaringan outlet di Purwakarta (4 outlet), Bandung (3 outlet), Subang (3 outlet), dan Karawang (2 outlet). 

Outlet di Cirebon yang terletak di Jl Pilang Raya (Pilang Mas Garden) ini merupakan outlet yang ke 13, yang pada peresmian kemarin turut dihadiri seluruh direksi dari manajemen Fariz Fried Chicken.

Nama Fariz sendiri diambil dari gabungan nama-nama direksi yang mengelola usaha bisnis makanan cepat saji yang mengusung konsep layanan take away, yaitu menyajikan makanan dalam kemasan box untuk dibawa pulang konsumen.

“Cabang di Cirebon ini merupakan outlet yang ke 13. Minggu depan kami akan buka lagi outlet di Purwakarta dan Karawang. Kami memang masih seumur jagung, baru tiga bulan, tapi Alhamdulillah sudah bisa mengejar 15 outlet sampai akhir Agustus ini. Target sampai akhir tahun 2017 sebanyak 30 outlet. Sementara pengembangan kami masih di Jawa Barat. Target kami minimal bisa menguasai pasar di Jawa Barat,” ungkap Hardiansyah pada acara peresmian, Minggu (13/8).

Fariz Fried Chicken menyasar segmen pasar kalangan menengah kebawah dengan harga bersaing yaitu mulai dari Rp3000 (nasi), paha bawah Rp8000, sayap Rp8.000, paha atas Rp9.000, dan dada Rp9.000. 

“Untuk harga varian-varian yang saat ini sudah ada seperti paha, paha atas, paha bawah, sayap dan lain-lain kami bersaing, berkompetitif dengan yang lain. Harga yang paling murah sayap di Rp8 ribu, dada Rp9 ribu. Dari segi harga kita segemennya bawah menengah. Tapi kalau dari segi rasa kami bisa bersaing dengan yang atas,” tukas Haris, yang juga salah satu direksi Fariz Fried Chicken. 

Direksi juga menegaskan bahwa Fariz Fried Chicken bukanlah usaha yang menerapkan pola franchise, melainkan dibawah pengelolaan satu manajemen.

“Kami bukan franchise. Jadi kalau ada outlet baru tetap dibawah manajemen, tujuannya adalah untuk mengontrol semua quality dan rasa,” pungkasnya. (DRI)

Loading Komentar....