fajarnews

BIJB Diproyeksikan Mampu Layani 7 Ribu Penumpang Perhari

Redaksi : Andriyana | Rabu, 14 Juni 2017 | 23:11 WIB

ABR
Gubernur Jawa Barat Barat, H.Ahmad Heryawan saat memberikan keterangan tentang pembangunan BIJB yang diharapakan mulai beroperasi tahun depan

Fajarnews.com, CIREBON - Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan memastikan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) akan menjadi bandara terbesar kedua setelah Cengkareng.

Bandara yang berlokasi di Kecamatan Kertajati, Kabupatn Majalengka ini diprediksikan akan mampu melayani tujuh ribu orang atau penumpang setiap hari.

Selain itu bandara yang diharapkan mulai beroperasi pada tahun 2018 nanti kemungkinan akan menjadi salah satu bandara yang melayani keberangkatan dan kepulangan  jamaah haji.

“Kita targetkan tahun depan BIJB ini udah dapat dioperasikan,”katanya disela-sela kunjungannya ke Kabupaten Majalengka dalam rangka safari Ramadhan, Rabu (14/6). 

Menurut gubernur dua periode ini  saat ini penyelesaian pembangunan BIJB masih dilakukan. Untuk menuntaskan secara keseluruhan proyek BIJB dibutuhkan biaya sekitar Rp. 1,4 Triliun.

”Kurang lebihnya, kemudian dipenuhi oleh Sindikat Perbankan Daerah Syariah Rp. 906 Miliar, jadi kurangnya kira-kira Rp. 500 miliaran lagi," jelasnya.

Selanjutnya, kata Aher dana yang diperoleh tersebut akan dipergunakan secara proposional untuk percepatan pembangunan BIJB.

“Dengan adanya pembiayaan untuk pembangunan Banda ra Internasional Jawa Barat ini merupakan sebuah langkah besar dari PT BIJB dan Pemprov Jabar yang dapat memastikan bahwa BIJB dapat beroperasi sesuai dengan target yaitu pada tahun 2018,” tegasnya.

Wakil Bupati Majalengka yang juga Ketua PD PUI Majalengka H.Karna Sobahi yang mendampingi Aher menyambut kehadiran serta mengapresiasi kinerja yang telah dilakukanya.

”Semoga seluruh kerja keras gubernur dalam membangun Jawa Barat, teristimewa dalam menyukseskan megaproyek BIJB di Kertajati dapat selesai tepat waktu,” harapnya. (ABR)

Loading Komentar....