fajarnews

Langkah Strategis Ketatnya Persaingan, Indocement Luncurkan Semen Rajawali

Redaksi : Andriyana | Sabtu, 10 Juni 2017 | 02:24 WIB

DRI
General Manager Indocement Palimanan, Budiono Hendranata saat memberikan penjelasan produk Semen Rajawali pada peluncuran kemarin di Indocement Pabrik Palimanan

Fajarnews.com, CIREBON - Persaingan pasar semen yang semakin ketat mendorong PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Indocement), produsen Semen Tiga Roda untuk mengambil langkah strategis melalui disersifikasi produk dengan meluncurkan Semen Rajawali.

General Manager Indocement Palimanan, Budiono Hendranata mengatakan, diluncurkannya Semen Rajawali ini adalah untuk memenuhi permintaan pasar akan semen tipe Portland Pozzolan Cement (PPC).

Menurutnya, saat ini terdapat 18 merk semen. Ada semen tipe Portland Pozzolan Cement (PPC) dan ada semen tipe Portland Composite Cement (PCC).

Semen Tiga Roda yang merupakan produk utama Indocement sendiri merupakan semen tipe Portland Composite Cement (PCC). Dan Semen Rajawali merupakan semen tipe Portland Pozzolan Cement (PPC) yang diluncurkan untuk menjawab permintaan pasar.

“Di Cirebon sendiri ada 11 merk. Ada yang PPC dan ada yang PCC. Kemudian pasar meminta kenapa Indocement tidak memproduksi PPC. Oleh karena itu setelah kami pelajari risetnya di Jerman, kami memutuskan untuk memproduksi PPC,” tukas Budiono pada acara launching Semen Rajawali di Indocement Pabrik Palimanan, Jum’at (9/6).

Semen Rajawali menawarkan semen berkualitas dengan harga terjangkau. Produksi semen ini dilakukan pabrik yang memproduksi Semen Tiga Roda, sehingga Semen Rajawali memiliki jaminan kualitas.

“Dalam proses produksinya, Semen Rajawali menggunakan penambahan zat adiktif material pozzolan alami, sehingga dapat mengurangi emisi karbon ke udara akibat proses produksi. Inilah yang membedakan Semen Rajawali dengan merk semen lainnya,” jelas Budiono.

Peluncuran Semen Rajawali adalah untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang menginginkan produk bermutu dengan harga terjangkau.

Saat ini, Semen Rajawali telah tersedia di lebih dari 900 toko bangunan yang tersebar di 13 kota di Pulau Jawa, yaitu Kota Serang, Karawang, Purwakarta, Sukabumi, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Subang, Tegal, Pekalongan, Banyumas Purwokerto, dan Kebumen.

"Semua ini terseda dalam kemasan 40kg dan 50kg dengan harga yang ekonomis," papar Budono.

Semen Rajawali telah diproduksi di Komplek Pabrik Citereup, Bogor dan Komplek Pabrik Palimanan, Cirebon. Hasil produksi Komplek Pabrik Palimanan adalah untuk memenuhi kebutuhan d beberapa area Jawa Barat dan Jawa Tengah yang meningkat.

Sejak dluncurkan 16 Oktober 2016, permintaan akan Semen Rajawali terus bertumbuh dengan compounded annual grouwt rate (CAGR) mencapai lebih dari 13 persen. Hal ini menunjukan bahwa Semen Rajawali diminati oleh masyarakat karena Semen Rajawali merupakan semen “Kualitas Raja, Harga Rakyat”.

“Harga yang kita keluarkan memang lebih rendah daripada yang Tiga Roda. Kami melihat masyarakat Indonesia juga memiliki keperluan untuk semen-semen yang harganya murah terjangkau, yang kualitasnya tetap tinggi, sehingga kami keluarkan slogan Kualitas Raja, Harga Merakyat,” pungkas Tommy, Sales & Marketing dari Head Office Indocement pada acara launching Semen Rajawali di Indocement Pabrik Palimanan, kemarin. (DRI)

Loading Komentar....