fajarnews

Permintaan Ayam Tetap Meningkat meski Harganya Naik

Redaksi : Iwan Surya Permana | Sabtu, 27 Mei 2017 | 13:25 WIB

Andriyana
Salah satu pedagang daging ayam di Pasar Pagi Kota Cirebon, Gunadi bersama isterinya tengah melayani pembeli.*

Fajarnews.com, CIREBON- Harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional Kota Cirebon terus mengalami kenaikan dalam seminggu terakhir. Namun begitu permintaan daging ayam dari para pembeli tetap meningkat.

Terlebih sehari jelang puasa, para pedagang ayam menambahkan stoknya hingga dua kali lipat dari hari-hari biasa.

Gunadi, salahsatu pedagang daging ayam di Pasar Pagi Kota Cirebon mengaku, pihaknya menambah persediaan daging ayam hingga satu kwintal untuk memenuhi lonjakan permintaan dari pembeli untuk santap sahur.

“Kami menyediakan tambahan buat orang pada sahur. Biasanya jam segini sudah pulang, tapi hari ini kami buka sampai sore. Nambah satu kwintal, biasanya rata-rata sehari 300 kilogram,” ujar Gunadi kepada fajarnews.com saat ditemui di lapaknya, Jumat (26/5).

Menurutnya, kenaikan harga daging ayam sudah terjadi sejak minggu lalu dan sampai saat ini harganya terus bergerak naik. Untuk pasokan sendiri, tidak ada masalah. Pasokan daging ayam ke lapaknya selalu terpenuhi. “Untuk penjualan harganya sekarang sudah Rp34 ribu/kg,” pungkas Gunadi.

Hal senada juga diungkapkan Dulgani, pedagang daging ayam lainnya di Pasar Pagi. Ia rata-rata sehari menjual satu kwintal daging ayam. Dan sekarang ia menambah stok penjualan daging ayam sebanyak 30 kilogram perharinya.

Sementara itu Anah, pedagang daging ayam di Pasar Kanoman mengatakan, tingkat penjualan daging ayam perhari tidak bisa ditentukan. Namun dibanding hari-hari biasa, ada peningkatan penjualan dua kali lipat pada hari kemarin. “Hari ini harganya Rp35 ribu/kg. Kemarin masih Rp32 ribu/kg,” ujarnya. (Andriyana)

Loading Komentar....