fajarnews

Tekan Gejolak Harga, Bulog Cirebon Gelar Pasar Murah

Redaksi : Iwan Surya Permana | Selasa, 16 Mei 2017 | 11:15 WIB

Andriyana
Bulog Cirebon menggelar pasar murah yang tersedia di Rumah Pangan Kita (RPK) samping kantor Bulog Cirebon. Pasar Murah ini juga akan digelar di 10 gudang milik Bulog Cirebon mulai hari ini, Selasa (16/5).*

Fajarnews.com, CIREBON- Untuk menekan gejolak harga sejumlah bahan pangan yang mulai terjadi menjelang Ramadhan, Perum Bulog Sub Divre Cirebon melakukan intervensi.

Hal itu dengan menggelar Pasar Murah di Rumah Pangan Kita (RPK) samping kantor Bulog Cirebon yang dibuka sejak kemarin, Senin (15/5).

Kasi Komersil Perum Bulog Sub Divre Cirebon, Zaenal mengatakan, untuk sementara ini Pasar Murah baru menyediakan empat komoditas yaitu beras premium dengan harga Rp8.500/kg dan beras medium Rp7.900/kg. Kemudian minyak goreng Rp12.500/kg, gula Rp12.500, dan daging sapi Rp85 ribu/kg.

Selain di RPK kantor Bulog, Pasar Murah ini juga akan digelar di 10 gudang milik Bulog Cirebon mulai hari ini, Selasa (16/5).

“Hari ini kami launching Pasar Murah di kantor Bulog Cirebon. Nanti besok itu di sepuluh gudang yang ada di Sub Divre Cirebon,” ungkap Zaenal kepada FC saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/5).

Sementara itu, untuk pelaksanaan Operasi Pasar (OP) yang digelar bersama pemerintah daerah, Bulog telah menggelarnya bekerjasama dengan Pemkab Kuningan pada acara Car Free Day beberapa hari lalu.

Setelah Kuningan, OP rencananya akan digelar bekerjasama dengan Pemkab Cirebon pada tanggal 22 Mei nanti.

“Kemarin di Kuningan kami bawa untuk beras 6 kwintal habis, daging 35 kg habis, mie, minyak juga hampir 100 liter. Kemarin di Car Free Day waktunya terbatas 2-3 jam. Tapi kalau di tempat lain sampai sore kami sediakan berapapun permintaan pasar,” tukasnya.

Zaenal mengatakan, untuk OP pihaknya sebagai penyedia komoditas menunggu pengajuan dari pemda setempat.

“Kalau OP di kelurahan, di kecamatan atau di pasar biasanya nanti ada koordinasi dengan pemda, ada permohonan dari pemda dengan kami. Kami sebagai penyedia barang. Kalau OP itu kami dasarnya permintaan dari pemda, kami diikutsertakan untuk menyediakan komoditi, utamanya yang empat itu tadi, yaitu gula, beras, minyak dan daging,” tukasnya.

Terkait gejolak harga bawang putih yang terjadi saat ini, pihak Bulog juga telah menyatakan kesiapannya untuk menyediakan komoditas ini. Termasuk juga akan menyediakan bawang merah dan cabai.

“Kalau untuk bawang putih, bawang merah kami akan didrop dari pusat. Nanti HET nya ditentukan dari pemerintah kami ikuti,” tandas Zaenal. (Andriyana)

Loading Komentar....