fajarnews

Harga Daging Ayam Mulai Merangkak Naik

Redaksi : Iwan Surya Permana | Senin, 15 Mei 2017 | 09:25 WIB

Dok FC
Lapak pedagang ayam potong di salah sati pasar tradisional di Kota Cirebon terlihat sepi. Hal itu terjadi menyusul naiknya harga ayam dari Rp 28 ribu-Rp 30 ribu/kg menjadi Rp 34 ribu/kg.*

 

Fajarnews.com, MAJALENGKA- Naiknya harga sejumlah bahan kebutuhan pokok dan sayuran di pasar tradisional di Wilayah III Cirebon menjelang datangnya bulan Ramadhan, membuat permintaan cenderung menurun. Kondisi tersebut dikeluhkan para pedagang, karena turunnya permintaan membuat omzet dan pendapatan menjadi berkurang.

Seperti dikeluhkan pedagang ayam potong di Pasar Sindangkasih, Kabupaten Majalengka, Caca, pascanaiknya harga daging ayam dari Rp 28 ribu-Rp 30 ribu/kilogram (kg) menjadi Rp 34 ribu/kg beberapa hari lalu, membuat permintaan akan daging ayam potong cenderung menurun.

“Pascanaik, sekarang harga daging ayam relatif stabil di kisaran Rp 32 ribu-Rp 34 ribu/kg-nya,” kata Caca kepada fajarnews.com, Minggu (14/5).

Menurutnya, permintaan daging ayam dalam dua pekan terakhir cenderung mengalami penurunan. Menurut Caca, bulan lalu setiap harinya ia mampu menjual daging ayam hingga di atas 100 kg/hari. Namun memasuki Mei ini, setiap harinya paling banyak daging ayam yang mampu dijual hanya sebanyak 80 kg.

”Harganya masih tetap tetapi jumlah pembeli justru  menurun. Sekarang setiap hari paling banyak 80 kg daging ayam yang bisa terjual, itu pun sebagian besar merupakan pelanggan yang rata-rata pemilik usaha rumah makan,” katanya.

Pedagang daging ayam potong lainnya,Rasidi mengungkapkan hal senada. Ia menduga  turunnya permintaan daging  ayam karena banyak masyarakat yang menahan diri melakukan pembelian. Pasalnya, lanjut Rasidi, harga daging ayam saat ini tergolong tinggi bila dibanding sebelum-sebelumnya.

“Sebelumnya harga daging masih di bawah Rp 30 ribu, kemudian terus mengalami kenaikan hingga sekarang mencapai Rp 34 ribu/kg-nya, bagi banyak masyarakat mungkin dirasakan berat, sehingga mereka mengurangi jumlah konsumsi daging ayam. Permintaan daging ayam mungkin akan bertambah beberapa hari menjelang puasa nanti,” kata Rasidi.

Terpisah, Kabid Pengawasan dan Pengendalian Dinas Perdagangan Majalengka, Ucup Supriadi mengatakan, sampai kemarin (Jumat [12/5]), belum ada lonjakan permintaan berbagai kebutuhan pokok dari masyarakat. Permintaan ataupun harga komiditas di pasar tradisional yang dipantau Dinas Perdaganagn masih tergolong normal.

”Belum ada kenaikan harga,semuanya masih stabil, begitu juga dengan jumlah permintaan barang dari masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap stabilitas harga akan terus berlanjut hingga memasuki bulan Ramadhan dan Lebaran nanti. ”Kita beraharap kondisi ini dapat terus bertahan. Kalaupun nanti menjelang puasa hingga Lebaran terjadinya kenaikan, permintaan harganya tetap terkendali,” harapnya.

Diberitakan sebelumnya, menjelang masuknya bulan Ramadhan harga kebutuhan pokok dan sayuran di pasar tradisional mulai mengalami kenaikan harga.

Pantuan “FC” di dua pasar tradisional di Kota Cirebon yakni Pasar Kramat Kejaksan dan Pasar Kanoman Lemahwungkuk, dua komoditas yakni bawang putih dan telur mengalami kenaikannya cukup signifakan.

Salah seorang pedagang di Pasar Kanoman, Atun mengatakan, sejak beberapa hari terakhir sejumlah komoditas sayuran seperti  cabai, bawang merah, bawang putih dan kentang mengalami kenaikan. Namun, yang mengalami kenaikan signifikan yakni telur dan bawang putih.

 “Harga bawang putih yang tadinya Rp 40 ribu per kilogram (kg) naik menjadi Rp 60-70 ribu per kg sejak tiga hari terakhir,” kata Atun, Senin (8/5) siang.

Sementara di Pasar Kramat, Kejaksan Kota Cirebon, komoditas yang terasa kenaikannya adalah telur. Salah seorang pedagang telur, Romlah mengatakan, harga telur sejak tiga hari terakhir mengalami kenaikan sebesar Rp 1.000,00/kg-nya.

“Telur setiap hari naik Rp 1000,00 padahal dua hari yang lalu masih Rp 19 ribu/kg, kemarin Rp 19.500 dan hari ini Rp 20 ribu/kg. Besok hari mungkin naik lagi, tergantung dari sananya,” ungkap Romlah. (Abdur Rakhman)

Loading Komentar....