fajarnews

Pemkot Tetap Kelola Pasar Kanoman, Tapi Dengan Pihak Ketiga

Redaksi : Andriyana | Rabu, 5 Oktober 2016 | 00:26 WIB

WILDAN
Akses pintu masuk Pasar Kanoman

Fajarnews.com, CIREBON - Rencana pengelolaan Pasar Kanoman dikelola oleh Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon masih buntu. Pasalnya, jika pihak perumda ingin mengelola Pasar Kanoman harus ada kepastian dari pihak ketiga apakah mau menggandeng pemeritah Kota Cirebon atau tidak.

Pasalnya, pihak Keraton Kanoman sendiri sudah memutuskan bekerjasama dengan pihak investor untuk pengelolaan pasar, ketimbang dikelola langsung Perumda Pasar.

Kondisi demikian, Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis membenarkan jika pihak Perumda pasar masih menunggu kesepakatan konsep yang sedang dibangun antara Pihak Keraton Kanoman dengan Investor PT Inti Utama Raya.

Setelah ada hasil kesepakatan konsep dan perjanjian, maka pihak Perumda Pasar Berintan akan bekerjasama dengan investor tersebut dalam hal pengelolaan pasar dan pengelolaan parkir.

“Setelah kesepakatan bersama pihak keraton dan investor menyusun konsepnya, PD Pasar dengan investor akan bekerjasama terkait pembangunan Pasar Kanoman. Karena keraton sudah menyerahkan semua kepada pihak investor,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (4/10).

Azis membenarkan, jika untuk pengelolaan Pasar Kanoman pihak Keraton Kanoman memutuskan tetap akan menggandeng  pihak ketiga. Dirinya mengakui, sebelumnya telah terjadi ketidaksepahaman antara Pemkot dan Keraton.

Namun, setelah  pihak keraton selaku pemilik lahan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak ketiga selaku yang ditunjuk untuk membangun pasar dengan konsep yang telah direncanakan. Sehingga, kerjasama antara Pemkot dan keraton kanoman masih tetap akan berlangsung.

“Intinya ke depan pengelolaan Pasar Kanoman dikerjakan oleh pihak ketiga dan melibatkan Perumda Pasar, baik dalam pengelolaan pasar dan parkirnya. Ke depan akan sama-sama saling menguntungkan,” paparnya.

Sebelumnya, pihak keraton memilih menggandeng dengan pihak ketiga, yakni investor PT Inti Raya Utama untuk mengelola pasar kanoman selama 20 tahun mendatang.

Menurutnya, dalam hal penataan pasar, pihak ketiga siap untuk bersama-sama menyusun perancanaan mengenai konsep revitalisai pasar. Sehingga, dalam pembangunan bisa disesuaikan dengan keinginan pihak keraton.

“Kami rencana menggandeng dengan pihak ketiga, PT Inti Raya Utama, komunikasi secara lisan sudah dibangun dengan baik. Kontrak belum dilakukan, mengingat harus ada izin-izin yang perlu ditempuh dari pemerintah setempat. Semua proses perizinan pun diurus oleh PT Inti,” ujarnya.

Arimbi menambahkan, terkait dengan keinginan pihak perumda pasar ngotot ingin menjadi pengelola Pasar Kanoman, pihak Keraton Kanoman sudah menutup kesempatan dengan pihak perumda.

“Rencana kontrak dengan pihak ketiga, pihak keraton mengajukan Rp6 miliar untuk sewa selama 20 tahun,” ujarnya.

WILDAN IBNU WALID

Loading Komentar....