fajarnews

Musim Mudik, Oleh-oleh Khas Cirebon Laris Manis

Redaksi : Andriyana | Senin, 11 Juli 2016 | 22:33 WIB

HASAN
Konsumen sedang memilih oleh-oleh di toko

Fajarnews.com, CIREBON- Ramainya pemudik pada masa libur Lebaran yang melewati jalan pantura Cirebon membuat penjual oleh-oleh makanan khas Cirebon kebanjiran rezeki.

Makanan khas ini banyak diminati oleh pendatang dan pemudik yang pulang kampung di Cirebon untuk dijadikan oleh-oleh saat kembali ke kotanya masing-masing.

ContoHnya salah satu toko pusat oleh-oleh di kawasan Tengah Tani Kabupaten Cirebon, pengujung toko tersebut di musim mudik tahun ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

Manager toko Daud oleh-oleh khas Cirebon, Wiwin mengatakan, musim mudik memang selalu ramai konsumen yang berkunjung ke toko oleh-oleh ini, dan kenaikan jumlah konsumen yang berkunjungpun sangat luar biasa mencapai 90% dari hari-hari biasa.

Dikatakan, rata-rata konsumen tersebut adalah pemudik yang akan kembali ke kotanya masing-masing baik menggunakan kendaraan mobil pribadi maupun mobil travel.

"Kunjungan konsumen di toko kami setiap musim mudik dan libur lebaran memang selalu luar biasa, peningkatannya bisa mencapai dua kali lipat dari hari libur biasa," kata Wiwin kepada fajarnews.com saat ditemui di tokonya, Senin (11/7).

Ia mengungkapkan, dalam mengantisipasi melonjaknya permintaan konsumen, pihaknya menambah stok barang lima kali lipat dari biasanya. Hal tersebut dikatakannya, berdasarkan pengalaman tahun lalu yang mengalami kehabisan stok barang karena hanya melakukan penambahan dua kali lipat dari hari-hari normal

"Kalau dibandingkan dengan tahun lalu, masih ramai tahun lalu, mungkin tahun ini pemudik memilih melewati jalur tol, jadi tidak melawati jalur pantura Cirebon ini, berbeda dengan tahun lalu, jalur keluar tol masih sampai Palimanan jadi banyak pemudik lewat jalan pantura ini," ungkapnya.

Wiwin menuturkan, jenis-jenis makanan dan minuman yang paling laris untuk dijadikan oleh-oleh yakni makanan khas Cirebon seperti kerupuk udang, terasi, ikan asap dan untuk minuman khasnya yakni sirupTjampolay dan teh upet. Rata-rata konsumen membelinya lusinan.

"Toko kami di musim mudik ini buka sampai jam sebelas malam, dan rata-rata konsumen membeli lusinan, katanya untuk dibagi ke tetangga-tetangga,"ucapnya.

Sementara, salah satu pemudik dan juga konsumen toko oleh-oleh, Ari asal Bogor yang mudik di Cirebon mengatakan, sengaja mampir ke toko oleh-oleh tersebut untuk membeli beberapa makanan khas Cirebon yang nanti di rumahnya akan dibagi ke saudara dab tetangga sebagai oleh-oleh dari kampung.

"Saya sengaja mampir ke toko oleh-oleh sekalian berangkat ke Bogor, untuk membeli makanan khas Cirebon seperti terasi dan kerupuk udang sebagai oleh-oleh dari kampung,"kata Ari.

M. HASAN HIDAYAT

Loading Komentar....