fajarnews

“Gila Sambal” Solusi Penikmat Sambal Tanpa Harus “Mengulek”

Redaksi : Iwan Surya Permana | Sabtu, 27 Februari 2016 | 03:30 WIB

M. Hasan Hidayat
PEMILIK PRODUK Gila Sambal, Debbie menunjukkan sambal dalam kemasan yang dibuatnya.*

Fajarnews.com, CIREBON- Sambal merupakan makanan tradisional yang makin eksis di era modern sekarang ini, karena banyak orang beranggapan apabila ingin makan namun tanpa sambal, terasa kurang selera. Sekarang sambal adalah bisnis besar. Beragam varian sambal kemasan kini beredar di pasaran. Semua menawarkan sensasi pedas mendekati rasa sambal cobek. Sebab, tak semua orang bisa mengulek cabai.

Dari beberapa produk sambal yang beredar dipasaran, ada satu produk yang rasa dan aromanya hampir seratus persen seperti sambal ulekan di cobek sendiri, sambal tersebut yakni Gila Sambal. Pemilik Gila Sambal Debbie Ardani mengatakan, produknya merupakan sambal instans yang diproduksi langsung olehnya atau biasa disebut produk homemade. Sambal produknya tersebut berbeda dengan produk sambal yang dipasarkan di supermarket, karena produknya ini merupakan sambal rumahan.

“Gila sambal ini adalah sambal rumahan yang instans dengan rasa dan aroma khas sambal rumahan bukan sambal yang di jual di supermarket,” kata Debbie kepada fajarnews.com, Kamis (25/2).

Ia mengungkapkan, ada beberpa keunggulan sambal kemasan miliknya, keunggulan tersebut yakni prakstis untuk pecinta sambal karena tidak perlu repot dadakan membuat sambal, mudah dibawa kemana-mana, bisa untuk dibawa bepergian, piknik dan sebagai oleh-oleh, kemasannya aman tidak mudah bocor dan produk asli rumahan tanpa bahan pengawet sedikitpun.

“Keunggulan dari sambal kemasan ini yang pasti praktis, mudah dibawa kemana-mana, dan asli buatan rumahan tanpa bahan pengawet,” ungkapnya.

Untuk memanjakan pecinta sambal, lanjut Debbie, Gila Sambal ini ada beberpa pilihan rasa yakni sambal bawang, sambal ikan asin klotok, sambal ijo teri medan, sambal bajak, sambal udang ebi dan sambal korek. Untuk harganya, produknya ini dibanderol dengan harga 27 ribu rupiah perbotol dengan ukuran 135 gram.

“Sambal yang paling diminati yakni sambal bawang dan sambal ikan asin klotok, untuk sambal yang paling pedas adalah sambal korek,” katanya.

Debbie menuturkan, bisnisnya tersebut dimulai sejak dua tahun lalu, adapun pangsa pasarnya atau penjualannya hanya melalui penjualan online di media sosial Instagram dengan akun @gilasambel. Kosumen setianya dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak sampai dewasa.

“Produk saya ini pernah di pasarkan di Semarang, karena saya sempat tinggal di sana dan di semrang produk ini sempat saya titipkan di toko oleh-oleh. Akan tetapi, saya asli orang Cirebon jadi sekarang saya mencoba memasarkan di pasar Cirebon dengan maksimal,” ucapnya.

M. Hasan Hidayat

Loading Komentar....